Social Icons

Isnin, 26 April 2010

Fenomena Sungai dalam Laut.

Keagungan dan kesucian Al-Quran tidak dapat disangkal lagi setelah banyak bukti-bukti telah terjawab sepertimana yang telah tertulis didalam Al-Quran 14 abad yang lalu...Al-Quran adalah kitab suci Allah yang teragung telah diturunkan kepada nabi Muhammad S.A.W untuk umatnya yang terpilih agar disebarkan kepada seluruh umat manusia yang telah Allah S.W.T bangunkan didunia ini.

Teori Big Bang adalah salah satu bukti keagungan Al-Quran..Pada tahun 1920, di sebuah pusat pemerhatian Mount Wilson, California, seorang ahli astronomi berbangsa Amerika bernama Edwin Hubble telah membuat satu penemuan yang besar di dalam sejarah astronomi iaitu big bang.Penemuan beliau dikuatkan lagi menerusi kajian dan perbincangan-perbincangan para saintis dan ahli Astronomi seperti A.S Eddington,Sir Fred Hoyle (ahli matematik),dan George Gamov pada tahun 1948.



Untuk meringkaskannya, konklusi yang jelas yang dicapai di dalam bidang astrofizik ialah bahawa keseluruhan alam semesta, bersama-sama dengan materi dan dimensi masanya, hadir untuk wujud di masa sifar bersama dengan satu letupan besar (Big Bang). Sebelum Big Bang, di sana tidak terdapat suatu apa seperti masa. Materi, tenaga, dan masa wujud dari suatu keadaan ketiadaan di mana bukan materi atau pun tenaga atau pun masa yang wujud, peristiwa ini dapat diterangkan hanya secara metafizik. Akan tetapi, hakikat yang hebat yang ditemui oleh fizik moden ini yang baru diketahui di akhir abad ini telah pun dinyatakan kepada kita di dalam Al-Qur'an 14 abad lamanya.

"(Dialah) Pencipta langit dan bumi."
Surah Al-An'aam; 101.
Teori Big Bang menunjukkan bahawa, pada permulaan, semua objek di dalam alam semesta berada di dalam satu bahagian dan kemudian terpisah. Fakta ini, yang diandaikan oleh teori Big Bang telah pun dinyatakan di dalam Al-Qur'an 14 abad lamanya, ketika mana umat manusia hanya memiliki pengetahuan yang terhad mengenai alam semesta;
"Dan apakah orang-orang yang kafir itu tidak mengetahui sesungguhnya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan keduanya. Dan daripada air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman?"
Surah al-Anbiya; 30.

Seperti yang dinyatakan pada permulaan bab ini, pengembangan alam semesta adalah satu bukti yang penting bahawa alam semesta telah diciptakan dari tiada. Sekalipun fakta ini, yang telah pun wujud sejak alam semesta diciptakan, masih gagl untuk diketahui oleh dunia sains moden sehinggalah di abad ke 20 ini, Allah memaklumkan kita mengenai hakikat ini di dalam Al-Qur'an yang diwahyukan 1400 tahun lalu;


"Dan langit Kami bangunkan dengan kekuasan Kami, dan sesungguhnya Kami meluaskannya." Surah az-Zariyat;47.




FENOMENA SUNGAI DIBAWAH LAUTAN

Namun demikian keajaiban pembuktian daripada ayat2 Al-Quran tidak hanya terhenti disitu sahaja, baru-baru ini dunia dikejutkan lagi dengan penemuan sungai dibawah lautan.
Fenomena sungai dibawah lautan ini telah ditemukan oleh seorang penyelam bersama team penyelamnya.

Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan
Sungai dalam Laut

Kekuasaan Allah sangatlah maha dahsyat, tidak ada sesuatu pun yang mustahil baginya. Berbagai fenomena alam yang terjadi merupakan salah satu bukti tanda-tanda kekuasaannya. Demikian pula halnya dengan fenomena yang ada di Cenote Angelita, Mexico. Disana, di dalam lautan terdapat sebuah sungai lengkap dengan pohon dan daun-daunan, subhanallah.

Di Cenote Angelita, bila anda menyelam sampai dengan kedalaman 30 meter, anda akan menemukan airnya bukanlah air asin, tetapi air tawar. Namun, jika anda menyelam sampai dengan kedalaman 60 meter, maka airnya kembali menjadi asin dan di dasarnya anda akan menemukan sungai yang mengalir lengkap dengan pohon dan daun-daunan.

Fenomena berpisahnya air tawar dan air laut bukanlah sebuah hal mustahil bagi Allah, sebagaimana telah dijelaskannya di dalam Al-Qur’an surat Ar-Rahman yang bermaksud:

" Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu "

surat Ar-Rahman



“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53)



“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)


Jika Anda adalah eorang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti sangat mengenali Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba dia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan membawa dirinya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun dia tetap tidak dapt menemukan jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.


Sampai pada suatu hari dia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian dia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering dikaitkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi :

“Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”

Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.



Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diertikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi :

“Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan”
Ertinya: “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak
ditemukan mutiara.

Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk islam.

Khamis, 22 April 2010

Pasti Dtang Yang Lebih Baik Disebalik Kelewatan-Nya


"Adapun manusia, bila Rabb-nya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberikannNYa kesenangan,, maka dia berkata:"Rabbku telah memuliakanku. sedang jika Rabbnya mengujinya, lalu Dia mengurangi rezekiNya, maka ia berkata:"Rabbku menghinakanku".
(QS.Al Fajar:15-16).

Kita semua umumnya pernah mengalami. Memohon pada Allah dengan sepenuh hati, khusyu,agar Allah memberikan sesuatu yang kita inginkan.Meminta dengan penuh harap kepada Allah untuk mengabulkan permintaan yang kita anggap itulah kenyataan yang paling baik.Berharap pada Allah agar memberikan kita sebuah nikmat yang dalam pandangan kita,nikmat itulah yang paling tepat untuk kita. tapi...ternyata permintaaan itu tak kunjung dikabulkan.

Munggkin banyak di antara kita yang yang mengalami keadaan seperti itu. Mengeluh, kecewa,putus asa, frust, dan sebagainya. padahal,pernahkah kita berfikir,sejauh mana kebenaran asumsi kita bahawa penundaan pemberian Allah itu adalah suatu bencana?atau, pernahkah kita merenungkan,mungkin penundaan itu justru karunia yang justru harus kita syukuri?apakah pengabulan doa dan harapan itu selalu bermakna kemuliaan dari Allah?atau apakah pemberian langsung Allah kepada kita itu justru sebuah bencana?kita tidak pernah tahu rahasia semua itu.

Menganggap bahwa pemberian itu bukti kemuliaan dan penundaan pemberian itu keburukan,merupakan sikap yang disinggung dalam firman Allah yang tertera di atas..manusia yang diceritakan dalam firman Allah itu, menganggap kesenangan identik dengan kemuliaan dari Allah. sebaliknya pengurangan rezeki itu identik dengan penghinaan dari Allah.

Pemberian dan penundaan nikmat merupakan masalah yang paling penting dan amat berpengaruh dalam kehidupan seseorang. sayangnya, seperti firman Allah tersebut,banyak orang yang keliru memahami masalah itu. Dan oleh karena itu Al Quran meluruskannya. Seringkali Allah menanguhkan pemberian dunia pada makhluk yang dicintaiNya,sementara Dia mencurahkan segala macam kesenangan dunia kepada makhluk yang paling didurhakai-NYa. karena itu,pemberian duniawi dari Allah bukan tanda kemuliaan,dan penundaan pemberian bukan tanda kehinaan.




Ibnu Athailah berkata,"Jika Allah menahan pemberianNya padamu.maka pahamilah bahwa itu adalah suatu karamah (kemuliaan) untukmu selama kau pertahankan keislamamn dan keimananmu,hingga segenap apa yang dilakukan Allah kepadamu menjadi karunia pula kepadamu" Ia kemudian melanjutkan,"Cukuplah sebagai balasan Allah atas ketaatanmu, jika Dia ridho kepadamu karena engkau menjadi orang yang taat kepadaNya. Cukuplah sebagai balasan atas orang2 yang beramal,Allah bukakan hatinya untuk menjalankan ketaatannya, dan apa saja yang diberikan pada mereka berupa kesenangan terhadapNya".

Isnin, 19 April 2010

AHLI PERSANA DI PERLEMBAHAN NIL

Diriwayatkan daripada Abu Musa radhiallahu 'anhu, Rasulullah S.A.W bersabda, maksudnya: "Orang mukmin dengan orang mukmin itu adalah seperti sebuah bangunan, menguatkan antara sebahagiannya dengan sebahagian yang lain, kemudian baginda menyelang kuat di antara jari-jari baginda".
Persahabatan yang sejati,membuahkan kasih sayang yang abadi.Ukhwah yang dipupuk akhirnya membawa kami ke perlembahan nil ini.Kadangkala rindu xterhingga terhadap keluarga,sahabat-sahabat,dan sekolah tercinta iaitu SMIM secara ringkasnya.
Buat tatapan sahabat sahabiah semua,biarpun jauh di perantauan,namun jauh di sudut hati kami,ukhwah kalian tetap di hati.Buktinya,pada hari ini,ruangan blog PERSANA telah menyatukan hati-hati kita menerusi ruangan chatbox yang disediakan.Jaringan maya ini mengembalikan kenangan kita bersama biarpun tanpa bersua muka.Alhamdulillah kami di sini sentiasa berjuang meskipun mehnah dan tribulasi yang menghalang kadangkala membuatkan hati kami futhur di pertengahan jalan.Namun dengan semangat dan kalam taujihat sahabat dan guru-guru,sedikit sebanyak membangkitkan semula kekuatan yang ada.
Bumi anbia'ini juga, merupakan madrasah untuk mentarbiah jiwa-jiwa kami agar sentiasa sabar dan tsabat dalam meneruskan perjuangan menegakkan keizzahan Islam menerusi mata pena ataupun perkongsian ilmu dengan kalian semua di bumi Malaysia.
Selautan kesyukuran kami panjatkan buat PENCIPTA KASIH SAYANG,kerana dengan kehebatanNYA mengatur langkah setiap makhluk ciptaanNYA,kita semua bertebaran mengutip tinta-tinta ilmu di segenap pelusuk bumi ALLAH ini.Berbekalkan ilmu yang kita miliki,sedikit sebanyak menyatukan fikrah kita dalam merealisasikan ALUMNI PERSANA07 dan hingga ke saat ini,kita masih boleh berhubung meskipun berlainan masa dan tempat.
Buat akhirnya,doakan kami di sini agar terus tsabat menuntut ilmu di ardhil kinanah yang sentiasa menguji setiap jiwa hamba-hambanya.Kejayaan kami adalah kejayan guru-guru yang banyak mendidik,sahabat-sahabat yang turut membantu,dan keluarga yang sentiasa bersama menaikkan semangat yang kadangkala hampir luntur di pertengahan medan menuntut ilmu.Kejayaan buat kalian juga kami pohon agar kita dapat bersama berdiri sama tinggi mengaplikasikan ilmu yang kita miliki.

UKHWAH YANG SEJATI,
MELAHIRKAN KESATUAN YANG ABADI,
BIARPUN KITA SENTIASA DIUJI,
KASIH SAYANG YANG KITA TAUTKAN,
AKAN KEKAL SELAMANYA SEBAGAI BUKTI KITA PERNAH DIASUH,
DALAM SATU SUASANA DAN TEMPAT YANG SAMA,
SEKOLAH MENENGAH ISLAM AL MASRIYAH TETAP DI HATI,
SEBAGAI INSTITUSI YANG MENYATUKAN HATI-HATI KAMI,
HINGGALAH KE HARI INI....

SALAM SAYANG DARI KAMI DI BUMI MESIR..^_^

Isnin, 8 Mac 2010

kem lepas tension 2007..

assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh..salam sejahtera..

alhamdulillah segala puji bagi Allah, selawat dan salam ke atas baginda Muhammad s.a.w.

kali ini saya ingin mengenang kembali sebuah kem yang pernah di lalui bersama ahli2 persana yg saya namakan kem lepas tension..huhu..

ceritanya bermula...
pada suatu hari setelah kepenatan belajar dan gelak ketawa..huhu..timbul idea utk ahli2 persana pergi melancong ( bukan melencong erk ) ke mana2 selepas tamat exam STAM..rancangan tersebut pun dibawa ke peringkat nasional iaitu di kalangan para ahli..dan seterusnya di peringkat guru kokurikulum ( mak angkat saudara naim )..hehe..akhirnya selepas bincang punya bincang..bincang punya bincang..cadangan tersebut diterima dan bermulalah episod baru dalam kalangan ahli persana..

semua seolah2 memaksa pepriksaan STAM tamat cepat supaya boleh pergi ke kem tersebut..yang merancakkan lagi kem tersebut saudara Mustafa yang amat susah utk pergi ke kem2 selain ibadah turut ingin turut serta..lepas tension pnye pasal..( tok guru pon tension gak..

ada meeting yg membincangkan tentang aktiviti sekitar 3 hari 2 malam sepanjang tempoh percutian tersebut..agak cantik aktiviti itu disusun rapi..

akhirnya tiba hari bertolak ke destinasi..ahli2 persana semua digalakkan memakai baju rasmi PERSANA. walaupun agak ketat bagi saya..tapi saya pakai juga sebab merasai bangga menjadi ahli persana..

perjalanan di iring oleh teacher Aliza..seorang guru yang sentiasa mementingkan kebajikan anak2 muridnya..kredit to you teacher..

sesampai ke destenasi semua chek inn di shalee ( betul ke aku eja nih..klau x batulkan )lelaki satu dan perempuan bersama teacher satu rumah..aktiviti pertama selepas penat berjalan selama lebih kurang 3 jam campur sesat lagi ialah memasak..cadangan awalnya ialah wanita2 PERSANA dikehendaki menyediakan bahan dan lelakinya memasak..dan seterusnya rotate le setiap kali masak..seingat saya lauk pertama yang berjaya di masak oleh saudara Muhammad ialah ayam goreng masak merah..boleh tahan la sedapnya sebab saya masak sekali..hehe..

seterusnya lepas makan aktiviti seterusnya ialah bebas..ada yang tidur dan ada yang mandi manda..dan begitulah..rupanaya memang kem lepas tension memang sesuai digunakan sebab tiada aktiviti yang berjaya selain masak bersama dan makan..yang lain semua bebas..huhuhu..pada malam hari pertama kalau x silap saya ada barbe Q..arang dibeli oleh saya beberapa orang ahli dan juga teacher dari bandar berdekatan..antara menunya kerang, ayam x masak, daging burger beku, dan sosej sedap dan tentulah sos cili blander..

ustaz Hanif, Ustaz Amiluddin, dan Ustazah Aminaliza hadir pada malam tersebut bagi menikmati makanan yang dihidangkan..seronok rasanya boleh masak untuk guru guru..dan bagitulah aktiviti pada malam tersebut penuh dengan makanan yang yanag terlalu banyak yang memang menjadi favorite saya..ehehe..

program ditersukan lagi..seperti baias aktiviti bebas..pada malam terakhir bermulalah sesi melepas tension..hehhe..bukanlah..sesi luah tensoin...setiap orang dikehendaki bercakap dihadapan ramai dalam keadaan lampu tertutup dan menceritakan apa2lah yang nak diceritax kira suka atau duka banyak yang diceritakan..tapi saya pun x ingat sangat perkongsian pada malam tu..yang ingatnya ada la jugak yang menghembuskan air mata..apa-apa pon ok..i like my stail..huhu..

saya akui pengalaman sepanjang 3 hari 2 malam tersebut memang meninggalkan benyak kenangan bersama2 ahli persana yang lainnya dan seterusnya merapatkan ukhuwah sesama..

mungkin tu ja pos saya kali ni..sangat mengalu2kan komen anda terhadap pos ni..mungkin ada benda yang saya x ingat boleh diperingtkan kembali..

utk ahli2 PERSANA walau dimana anda berada good luck..semoga berjaya...

Rabu, 20 Januari 2010

الكون المنظور والكون المقروء ( alam yg dilihat dan alam yg dibaca )



Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah wassalatu wassalamu ala asyrafil anbiya walmursalin wa ala ashabihi ajmain.

Penulisan pada kali ini berteraskan sedikit pengkajian ilmiyah berkenaan dengan peranan alam dalam pembuktian ke Esaan Allah s.w.t.

Allah s.w.t menjadikan manusia dan membekalkannya dengan penambahan2 yg sistematik sehingga boleh menerima, menyampai ilmu pengetahuan dan sebagainya. antaranya ialah akal, pancaindra, anggota badan dan lain2.

Seorang mukmin perlulah mencari dalil tentang kebesaran, keEsaan, kewujudan Allah s.w.t. Apabila menyebut tentang dalil ataupun bukti timbul persoalan apakah cara ataupun wasilah bagi seseorang mengetahui apa2 jua ilmu pengetahuan.

Apabila di soal : Apakah wasilah yg digunakan utk membuktikan kewujudan, kebesaran, keEsaan Allah? Orang islam dan beriaman semestinya akan menjawab wahyu iaitu al Quran. ya, jawapan yg betul!! tetapi adakah hanya wahyu sahaja?? mari kita tadabbur al Quran sebentar.

Surah Arrahman menyarankan wasilah- wasilah ini kepada kita dalam firman Allah s.w.t :

الرحمن . علم القران .خلق الانسان

Apabila diperhatikan ayat yg kedua yg bermaksud bahawa Allah s.w.t mengajarnya ( manusia )al Quran. Ayat yg kedua ini merupakan bahagian pertama daripada jawapan di atas iaitu wahyu atau al Quran yg merupakan الكون المقروء yg bermaksud alam yg boleh dibaca.

Apabila diperhatikan pada ayat yg ketiga Allah s.w.t bersabda : ia menjadikan manusia. di sini lahirlah saranan kedua daripada al Quran utk mengetahui siapakah الرحمن tersebut. sidang pembaca, Menjadikan manusia tersebut merupakan wasilah kedua utk membuktikan ke Esaan, kebesaran Allah s.w.t. Ini kerana, manusia dikira sebahagian daripada alam yg boleh dilihat dan juga dikaji الكون المنظور dan begitu jugalah seluruh alam bumi, langit, bintang, tumbuhan2 dan haiwan2 adalah termasuk dalam alam yg boleh dilihat dan ianya menjadi bukti bagi kewujudan Allah s.w.t terutamanya kejadian manusia itu sendiri.

Maka di sini Allah membekalkan kepada manusia akal yg mampu berfikir dan mengkaji alam ini dalam mencari bukti kewujudan Allah s.w.t selain daripada wasilah yg pertama iaitu dengan membaca al Quran.

Apabila manusia mula berfikir dan terus berfikir pada mengenai alam ini maka manusia akan mula yakin dan terus yakin dengan kebesaran Allah, ke Esaan Allah , KeAgungan maha pencipta kita semua.

contohnya : seekor haiwan atau katakanlah manusia kerana manusia adalah haiwan yg berfikir susunan struktur anggota badan kita yg terdiri daripada kepala, badan, tangan dan sebagainya, susunan yg kompleks tersebut sehinggakan gigi yg disusun rapi gerahamnya dibelakang, taringnya itu semua membuktikan bahawa yg ada yg menciptanya dan yg menciptanya adalah maha Bijaksana حكيم dalam ciptaannya. maka begitulah selruh alam ini ianay perlu dikaji dan digali. sehinggkan ada yg tertanya2 kenapakah Allah menjadikan anjing laut, pengguin yg hanya terdapat di kutub2, ikan2 dalam lautan pasifik seolah2 tiada penggunaannya. tetapi apabila manusia mula mengkajinya maka disitu terbuktilah kebesaran Allah dan sungguhlah Allah berfirman dalam al Quran :

ان فى خلق السموات والأرض واختلاف الليل والنهار لأيات لألي الألباب

sesungguhya pada penciptaan langit dan bumi, perbedaan siang dan malam merupakan tanda- tanda ( kebesaran Allah ) bagi mereka yg bijak pandai ( mahu berfikir ).

Waalahuaalam. Semoga kita menggunakan al Quran yg di gengam di dalam tangan anda dan juga Akal fikiran utk mencari dan menggali alam ini semoga mendapat keyakinan , keimanan yg tinggi terhadap kewujudan, ke Esaan dan kebesaran , Kebijaksanaan Allah s.w.t.

Selasa, 19 Januari 2010

Al Azhar dan manhajnya yg muutadil.





bismillillah..alhamdulillah wasssalatus wassalamu ala asyrafil anbiya wal mursalin..

amat susah dalam seasana exam begini utk menulis sesuatu di halaman ini - x exam pun x tulis gak. hehe - memandangkan keadaan dan situasi sedikit tidak membantu utk mengeluarkan buah akal fikiran. Walaubagaimanapun menulis merupakan hobi yg boleh dijadikan sebagai hobi yg baik ketika akal anda sudah penuh dengan buah fikiran pensyarah yg terkarang dalam buku.

penulisan pada kali ini adalah berkatan sedikit perkongsian yg berlegar berkenaan pembelajaran peribadi selaku penuntut di kuliah usuluddin di Al Azhar.

Al azhar secara umumnya dan kuliah usuluddin secara khususnya pada tahun kedua ini mewajibkan pada pelajar 17 subject yg mesti dipelajari dan ada antaranya yg perlu di hafal seperti Quran secara terperinci adalah seperti berikut.

fasal pertama :

1. khatabah islamiyah
2. ulum quran
3. syubhat haula hadis
4. mantiq
5. falsafah
6. fiiqh muamalat

fasal kedua pula apabila tiba masanya saya akan tulis bila madahnya sudah di tetapkan dan tiada perubahan.

tahun ke2 daripada sudut pandangan saya kuliah usuluddin masih lagi memberi kunci2 ilmu kepada para2 pelajar tanpa mendalami mana2 ilmu.

antara ilmu2 yg baru dalam tahun ke2 ini ialah falsafah iaitu membincangkan tentang falsafah definesi, sejarah, perkatiannya degan ilmu, perkaitannya dengan agama dan juga perkara2 yg menjadi perbicangan asas dalam ilmu falsafah. agak seronok belajar falsafah sehinggakan cara berfikir agak dah berubah sedikit daripada sebelum ini dan saya mula berfikir dengan cara ahli2 falsafah berfikir dan sebgainya.

walaubagaimanapun keadaannya, tidak perlu risau ketika anda menerima ilmu2 dari azhar khususnya kerana azhar dekenali sebagai university yg dekat dengan wasatiah ( pertengahan ) yg di anjurkan oleh islam dan manhajnya dalam pembelajaran adalah manhaj pertengahan yg di anjurkan oleh islam.

semoga Allah memberi kita ilmu pengetahuan yg pertengahan berasaskan kepada manhaj islam dan tidak berpihak2 dengan secara taasub tanpa mengetahui yg mana salah dan yg mana betul. jazakumullah ya Azhar.

Rabu, 18 November 2009

berita tergempar..10 zulhijjah..

berita tergempar..




urgen sila baca....

Tiada hari yang Allah mencintai amalan daripada hambanya daripada hari-hari 10 zulhijjah..puasa sehari padanya di kira sebagai puasa setahun..bertahajud semalam pahalanya sama seperti beribahda pada malam lailatul Qadar..diampunkan dosa setahun yang lalu dan yang akan datang...kita terlalu memerlukan hari2 yg mcm ni ikhwah sekalian..ayuh kita perbanyakkan amal saleh padanya x kira apa jua amalannya walaupun senyum du wajah sahabat kita..semoga hati2 kita semakin dekat dengan Allah yang maha esa..begitu juga bulan zulhijjah ini ialah penutup kerana bukan muharram dibawa buku catitan amalan baru bagi kita..semoga Allah mengampuni dosa2 kita yang telah lalu dan yang akan datang..siapa yang tidak sempat utk mengaut pahala Ramadan maka masih ada peluang disini..ini merupakan kasih sayang Allah kepada hamba2nya..badiru ya ikhwani..

syiaruna...:

Rabu, 7 Oktober 2009

hamba-hamba Allah..

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين وعلى اله وأصحابه أجمعين .أما بعد

Pada entri kali ini saya ingin menyeru kepada semua sahabat-sahabat sekalian supaya kita merenung kembali ataupun muhasabah diri kita di hadapan Allah s.w.t yang maha Agung lagi maha Kuasa bacalah kata-kata Omar bin Khatab r.a ini :
حاسبوا قبل أن تحاسبوا .

Segala nikmat yang diberikan kepada kita sejak kita dilahirkan sampailah sekarang adakah kita betul-betul gunakannya untuk kita memperhambakan diri kita kepada Allah.

sahabatku yang dikasihi Allah sekalian, sesungguhnya Allah s.w.t mengutuskan kita di atas muka bumi ini hanyalah untuk kita beribadah kepadanya untuk kita perhambakan diri kita kepadanya. Adakah kita sekarang ini boleh sekalipun digelar hamba kepada Allah ? adakah benar seluruh hidup, mati, ibadah kita hanyalah kepada Allah s.w.t sehinggakan kita boleh digelar sebagai hamba kepadanya ataupun segala amalan kita mempunyai tujuan-tujuan lain dan hanya beribadah sekadar melepaskan batuk di tangga ?

Pada zaman jahiliyyah umat manusia menyembah berhala dan selain daripada Allah
firman Allah s.w.t :

اتخذوا أحبارهم ورهبانهم أربابا من دون االله

dan dalam fikiran mereka hanyalah terdapat wang ringgit, wanita, dan takhta sehingga sanggup buat apa sahaja untuk meraihnya. Ada juga yang memperhambakan diri mereka kepada jin dan syaitan untuk meraih kekuatan
firman Allah s.w.t :

كانوا يعبدون الجن أكثرهم به مؤمنون

. Apa bezanya kita pada zaman ini ? umat islam kini sudah mula tujuan kehidupan mereka asalnya. walaupun mereka menunaikan solat, puasa, zakat dan lainnya daripada syariat-syariat tetapi kehidupan mereka hanya diperhambakan kepada dunia bukan kepada Allah memperhambakan diri mereka kepada manusia untuk dipuji dan disanjung yang Allah sifatkan solat mereka dan ibadah mereka hanyalah dilaksanakan dalam keadaan lalai dan menunjuk-nunjuk
firman Allah s.w.t :

فويل للمصللين الذين هم فى صلاتهم ساهون الذين هم يراؤون .

umat islam pada hari ini hanya sibuk untuk mencari wang ringgit, mengejar pangkat dan lain-lainnya seolah-olah wang ringgit itulah tuhannya, seolah-olah pangkat itulah tempat kembalinya. Adakah Allah telah menjadikan selain dari Allah tuhan-tuhan untuk disembah ?
firman Allah s.w.t :

أجعلنا من دون الرحمن الهة يعبدون .

Ingatlah wahai sahab-sahabku sekalian, kita akan kembali kepada Allah suatu hari nanti dengan membawa amalan-amalan kita di hadapan Allah, bukanlah Allah akan melihat perselisihan pendapat kita, khilaf-khilaf yang berlaku antara kita, harta-harta yang kita kumpul, pengikut-pengikut yang kita seru kerana pada hari tersebut semuanya akan datang mengadap dalam keadaan seoarang diri dan tiada yang menemaninya selain amalan yang baik atau buruk
firman Allah s.w.t :

وكلهم اتيه يوم القيامة فردا

. Pada hari tersebut tiada lagi guna walau harta dan anak-anak kita kecuali amalan, hati yang ikhlas selama ini beribadah dan menyerah segala kehidupannya kepada Allah
firman Allah s.w.t :

يوم لا ينفع مال ولا بنون الا من أتى الله بقلب سليم .

wahai sahabt-sahabat yang dikasihi sekalian marilah sama-sama kita didik diri kita supaya dunia ini hanyalah menjadi tempat untuk kita mengutip hasil untuk diri kita ke akhirat nanti. Apa-apa jua yang membawa kita kepada syurga Allah perlu didahulukan daripada ganjara-ganjaran duniawi. Semaikanlah diri dengan sifat taqwa
firman Allah s.w.t :

يا أيها الذين امنوا اتقوا الله حق تقاته,

wara' ,zuhud terhadap dunia dan seisinya
firman Allah s.w.t :

انما الحيوة الدنيا لهو ولعب وان الأخرة لهى الحيوان

, berhati-hati dalam berkata-kata kerana sentiasa sedar malaikat sentiasa menulis kiri dan kanan
firman Allah s.w.t :

ما يلفظ من قول الا لديه رقيب عتيد

. Carilah imu sebanyak yang mungkin kerana ianya membawa kita takut kepada Allah,menegenali Allah, takut akan seksanya dan mengharapkan syurganya
firman Allah s.w.t :

انما يخشى الله من عباده العلماء

dan juga sabda Rasulullah s.a.w

من سلك طريقا يلتمس فيها علما سهل الله له طريقا الى الجنة.

wallahuaalam..

arraqaiq..

Isnin, 28 September 2009

RAMADAN BERLALU PERGI

بسم الله الرحمن الرحيم..الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه..أما بعد..

syukur kehadrat ilahi kerana masih dipanjangkan usia dapat bertemu dengan ramadan pada kali ini..dapat merasakan nikmat berada di bulan Ramadan yang semestinya tidak terdapat didalam bulan-bulan yang lain..bersyukur juga kepada Allah kerana menjadikan kita dalam kalangan orang-orang yang sedar akan nikmat Ramadan dan berlumba-lumba untuk mengejarnya..Ya Allah pertemukanlah kami dengan Ramadan yang akan datang Ya Allah..

namun pemergian Ramadan bukanlah berarti berhentilah amal ibdah kita sepanjang bulan Ramadan..teringat kata-kata seorang ulama yang amat menyentuh hati ini .. ( jikalau engkau beribadah utk Ramadan makan Ramadan berlalu pergi dan jikalau engkau beribadah kepada Allah maka Allah s.w.t sentiasa kekal selama-lamanya..oleh yang demikan nasihat utk diri ini dan para sahabat sekalian marilah kita menjadi hamba kepada Allah s.w.t bukan kepada Ramadan..ingatlah Allah s.w.t sentiasa ada di mana-mana pun jua dan di bila-bila masa..

Ramadan dikatakan sebagai madrasah utk mendidik jiwa dan hawa nafsu kita menghadapi baki 11 bulan yang mendatang..oleh itu sesiapa yang keluar dari bulan Ramadan dan tidak dapat ditarbiyah oleh madarasah ini dan tidak mengambil faedah daripadanya maka rugilah dan menyesallah mereka itu..oleh itu, apa-apa sahaja amalan dalam bulan Ramadan perlu diteruskan dalam bulan-bulan yang seterusnya kerana ianya bukti kita telah mendapat tarbiyah daripada bulan ini..

amalan-amalan yang saya maksudkan ialah bukan sahaja solat, membaca al-Quran, berzikir dan sebagainya tetapi juga akhlak-akhlak dan sifat yang Ramadan mengajar kita dan mendidik kita..umapamanya sifat sabar menahan lapar dan dahaga begitu jugak sabar dalam setiap dugaan dan cabaran hidup..sifat ikhlas yang dipupuk dalam bulan Ramadan apabila kita berpuasa di ajar supaya niat kita menhan dahaga dan lapar hanyalah ikhlas kepada Allah. Oleh yang demikian seluruh kehidupan, kematian, ibadah dan segala-galanya hanyalah utk Allah s.w.t..dan tidak lupa juga ketaqwaan kepada Allah yang diajar oleh Ramadan kepada kita melalui puasa dengan kita melaksakan puasa yang merupakan perintah dan meninggalkan makan, minum, syahwat kerana Allah merupakan taqwa kepada Allah kerana definisi taqwa seperti yang ditafsirkan dengan mengikut perintah dan meninggalkan larangan..begitu juga apabila kita telah meninggalkan Ramadan seluruh kehidupan kita adalah melaksanakan apa yang diperintah dan meninggalakn apa yang dilarang oleh Allah s.w.t..

semoga kehidupan kita dalam 11 bulan yang mendatang ini di isi dengan amalan-amalan yang ditarbiyah oleh bulan Raamadan yang penuh berkat dan rahmat ini..

waalauallam..

..ar-raqaiq...

Sabtu, 26 September 2009

Bolehkah Gabung Puasa Qadha dan Puasa Enam?

Puasa Sunat Syawal, Ganti & Ziarah

Oleh

Zaharuddin Abd Rahman

http://www.zaharuddin.net/



eid mubarak

Puasa sunat Syawal sememangnya amat popular di kalangan masyarakat kita hari ini. Dikesempatan ini saya suka menasihatkan semua yang ingin mengamalkan puasa sunat ini agar berhati-hati dari tipu daya syaitan yang kerap berjaya menjadikan seseorang individu yang berpuasa itu bermegah dan riya’ dengan amalannya.

” kau , dah hari ker berapa dah?”

“aku dah 5 hari dah ni”

“esok aku raya (sunat syawal)”

Ini adalah antara kata-kata yang kerap didengari di bulan syawal ini.

Ia menjadi seolah-olah satu budaya untuk berlumba menamatkan puasa enam. Ia agak terpuji tetapi ia dicemari oleh habahan-hebahan yang dibuat tentang bilangan hari puasanya bertujuan melihat ’sapa lebih hebat?’.

Amat dibimbangi, tindakan ini bakal menghilangkan seluruh pahala puasa sunatnya. Kerana ia boleh menjadikan seseorang merasa riya, serta memperdengarkan amalan masing-masing yang sepatutnya di sembunyikan khas untuk Allah.

Ziarah & Puasa Sunat

Saya tidak nafikan ada yang terpaksa memberitahu apabila ada rakan yang ajak makan dan menziarahi rumah rakan. Tatkala itu, ia tidaklah terkeji dan masing-masing bertanggung jawab menjaga niat dan hati masing-masing agar tidak timbul perasaan tersebut.

Puasa sunat ini juga tidak sewajarnya menjadi penghalang menerima jemputan rakan-rakan yang membuat rumah terbuka.

Isu Keutamaan Antara Sunat Syawal & Qadha

Selain itu, satu isu yang kerap ditimbulkan berkenaan hal ini adalah tentang penggabungannya dengan puasa ganti ramadhan dan puasa yang mana satu lebih perlu diutamakan.

Jika ada yang bertanya manakah yang lebih baik di antara puasa sunat syawwal dan puasa qadha?. Jawapannya sudah tentu adalah puasa Qadha. Ini terbukti dari hadis Qudsi yang sohih

وما تقرب إلي عبدي بشيء أحب إلي مما افترضت عليه وما يزال عبدي يتقرب إلي بالنوافل حتى أحبه

Ertinya : “..dan tidaklah hampir kepadaku seorang hambaKu dengan apa juapun, maka yang lebih ku sukai adalah mereka melaksanakan amalan fardhu/wajib ke atas mereka, dan sentiasalah mereka ingin menghampirkan diri mereka kepadaKu dengan mengerjakan amalan sunat sehinggalah aku kasih kepadanya…” (Riwayat Al-Bukhari, no 6021)

Hadis tadi sebagai asas keutamaan, walau bagaimanapun dari sudut praktikal jawapannya mungkin berbeza menurut keadaan diri seseorang.

Maksudnya begini, jika seseorang itu perlu Qadha puasanya selama 30, berpuluh atau berbelas hari (kerana nifas atau haid yang lama di bulan Ramadan sebagai contoh) dan tubuhnya juga sihat dan di yakini masih kuat. Eloklah ia mengerjakan puasa sunat Syawwal terlebih dahulu di ketika itu . Ini adalah kerana waktu sunnat puasa Syawwal yang singkat berbanding Qadha (sepanjang tahun).

Bagaimanapun harus di ingat, walaupun waktu bagi puasa Qadha adalah panjang, kita tetap tidak pasti adakah kita mampu sampai ke tarikh itu atau ajal menjelang dahulu.

Seseorang yang mati sebelum mengganti puasa Ramadannya tetapi sudah berpuasa sunat Syawwal akan pasti bermasalah kerana ia dikira masih berhutang dengan Allah SWT.

Bagaimanapun seseorang yang mati setelah berjaya menggantikan puasanya tetapi tidak sempat berpuasa sunat Syawwal, pastinya tiada sebarang masalah pun, malah mungkin ia juga mungkin boleh mendapat pahala sunat syawal itu sekali. Berdasarkan sabda Nabi SAW

إن الله كتب الحسنات والسيئات ثم بين ذلك فمن هم بحسنة فلم يعملها كتبها الله له عنده حسنة كاملة فإن هو هم بها فعملها كتبها الله له عنده عشر حسنات إلى سبع مائة ضعف إلى أضعاف كثيرة ومن هم بسيئة فلم يعملها كتبها الله له عنده حسنة كاملة فإن هو هم بها فعملها كتبها الله له سيئة واحدة

Ertinya ” … barangsiapa yang beringinan melakukan kebaikan tetapi tidak melakukannya, telah di tuliskan oleh Allah baginya pahala penuh, maka jika ia beringinan dan kemudian melakukannya, di tuliskan 10 pahala sehingga 700 kali ganda..” ( Riwayat Al-Bukhari, no 6010)

Kita harus memahami bahawa darjat puasa Qadha adalah lebih tinggi dan tanggungjawab bagi menunaikannya adalah jauh lebih besar dari sunat Syawwal, ini kerana puasa qadha adalah puasa wajib dan merupakan ‘hutang’ ibadah dengan Allah berbanding puasa syawwal yang hanyalah sebagai tambahan pahala.

Isu Gabung Sunat & Qadha

Isu menggabungkan puasa qadha dan syawal sememangnya amat popular, pandangan ringkas saya adalah seperti berikut :-

Tidak elok untuk menggabungkan kedua-duanya bagi mereka yang mampu (dari sudut kesihatan tubuh dan lain-lain) untuk memisahkannya. Ini kerana sepengetahuan saya tiada dalil yang specifik membuktikan Nabi SAW pernah melakukannya atau menganjurkan kepada para sahabat untuk menggabungkannya.

Apabila Nabi, sahabat dan salaf soleh tidak melakukannya maka pastinya ia bukanlah amalan yang terpilih dan terbaik kerana pilihan Nabi SAW dan para sahabat selamanya adalah yang terbaik.

Malah terdapat juga hujjah-hujjah yang menyebabkan pandangan yang yang mengharuskan penggabungan ‘qadha dan ganti’ itu dipersoalkan, iaitu :-

1. Jika seseorang mengatakan boleh gabung puasa qadha (yang wajib) dengan puasa syawwal (yang sunat) maka sudah tentu selepas ini timbul pula individu yang cuba menggabungkan solat wajib dengan solat sunat, seperti gabungan solat isyak dengan terawih, atau subuh dengan ‘tahiyyatul masjid’ atau dengan solat sunat fajar, atau solat jumaat dengan solat sunat ‘tahiyyatul masjid’. Maka ini pasti menyebabkan masalah lain timbul dalam ibadah wajib termasuk rekaan-rekaan pelik seperti solat fardhu subuh campur istikharah dan lain-lain.

2. Menurut Prof. Dr Syeikh Abd Malik as-Sa’dy (ex-Lajnah Fatwa Iraq) dan Prof Dr Mohd ‘Uqlah el-Ibrahim (Jordan) mereka berpendapat bahawa amalan wajib tidak boleh digabungkan dengan apa-apa amalan wajib atau sunat lain, kerana amalan wajib memerlukan tumpuan khusus yang tidak berbelah bahagi semasa pelaksanaannya dan ia perlu bagi mengangkat tuntutan kewajibannya. Justeru, tindakan menggabungkan ini pasti mengurangkan kesempurnaan hamba dalam menunaikan tuntutan wajib mereka. Wallahu a’lam.

3. Tindakan A’isyah ra yang melewatkan Qadha pula boleh di jadikan hujjah bahawa beliau mengasingkan kedua-dua puasa Qadha dan Syawwal. Maka ini lah yang terpilih sepatutnya. (tidak gabungkan kerana aisyah tidak menggabungkannya) . Aisyah menyebut :

كأن يكون عليّ الصيام من شهر رمضان فما أقضيه حتى يجئ شعبان

Ertinya : Kewajiban ke atasku untuk puasa (Qadha) dari puasa Ramdhan, tidaklah aku menggantinya sehingga datang sya’ban” ( Riwayat Muslim, no 101)

4. Amalan wajib (qadha) memerlukan niat yang ‘jazam’ (tepat dan pasti) maka tindakan mengabungkan ia dengan niat puasa sunat mungkin boleh merosakkannya kepastiannya. Kerana itulah ulama yang mengizinkannya mencadangkan agar diniat puasa qadha sahaja, adapun syawwal itu dipendam sahaja dengan harapan Allah menerimanya.

Bagaimanapun, ulama yang mencadangkan ini jelas menyatakan bahawa tindakan menggabungkannya tetap mengurangkan pahala sunat syawwal ini kerana tidak diniat dan tidak dilakukan sepenuhnya (Hasyiah As-Syarqawi ‘ala al-Tahrir, Syeikh Zakaria Al-Ansary, 1/427; naqal dari Min Ahsanil Kalam Fil Fatawa, Atiyyah Saqr, 2/23)

5. Malah ada pula yang berhujjah bahawa amalan sunat tidak boleh ditunaikan sebelum amalan fardu. Demikian menurut Syeikh Abu Raghib al-Asfahani, Syeikh Ihsan Muhammad ‘Aayish al-’Utaibi dan juga di sebutkan oleh Dr Yusof Al-Qaradawi di dalam kitabnya Fiqh Awalwiyyat. Ini ada asasnya kerana berdasarkan hadith Nabi SAW

من صام رمضان ثم أتبعه ستاً من شوال فكأنما صام الدهر

Ertinya: “Barangsiapa telah berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan 6 hari dari dari Syawwal (puasa) maka ia adalah seperti (pahala) puasa ad-Dahr (setahun)” (Riwayat Al-Bukhari, no 6502).

6. Kita dapat melihat penggunaan ‘fe’il madhi’ iaitu ‘past tense’ bagi puasa Ramadan, mungkin sahaja boleh membawa makna sesiapa yang belum lengkap puasa Ramadannya perlulah melengkapkan dahulu, kemudian barulah mereka layak bagi mendapat peruntukan pahala sunat Syawwal.

7. Hujjah ulama yang mengharuskannya adalah hadith

” Sesungguhnya amalan itu berdasarkan kepada niat, dan bagi seseorang apa yang diniatkan.” (Riwayat Bukhari, no 1, 1/12)

Ia dilihat agak umum, memang benar apa yang diniatkan adalah penting, tetapi niat mempunyai kaedah dan cara-caranya bagi diterima, contohnya seperti niat solat yang di cadangkan di dalam mazhab Syafie dimulakan semasa lafaz takbiratul ihram di sebut, jika tidak niat itu tidak dikira. (Rujuk Al-umm, hlm 78, cet Baytul Afkar; Rawdhah At-Tolibin, An-Nawawi, cet Baytul Afkar, hlm 103).

Justeru, niat juga ada displinnya dan tidak boleh di buat sesuka hati di dalam ibadah.

Kesimpulan

Kesimpulan dalam yang mengutarakan perbincangan yang terbatas ini : Elok sangat tidak digabungkan dan elok sangat didahulukan yang wajib (qadha) daripada sunat (syawwal);

Pandangan yang membolehkan saya anggap sebagai rukhsah “keringanan” bagi mereka yang mempunyai kesukaran kerana uzur dan tidak mampu untuk mengasingkannya. Antara ulama yang membolehkan untuk menggabungkannya adalah beberapa ulama dari mazhab Syafie (Mughni al-Muhtaj, 1/602), Assembly of Muslim Jurists in America (AMJA), Syeikh Atiyyah Saqar, panelis fiqh Islam online.net dan beberapa yang lain.

Sekian

p/s (1): walaupun ia kelihatan seperti satu permasalahan yang ringan,tapi awas! di sebaliknya tersimpan satu makna tersirat yang sangat besar,bahkan boleh mendatangkan bahaya bagi mereka yang melakukannya.

p/s (2) : cukup besar balasan Allah bagi mereka yg tidak dapat melangsaikan hutang sesama manusia,bayangkan pula balasan bagi mereka yang berhutang ibadah dengan Allah.pasti lebih besar balasannya.

p/s (3) : Wahai wanita2 di luar sana (including me) terutamanya,lakukan puasa qdha' [wajib]dahulu kemdian baru yang sunat.

p/s (4) : mengapa perlu menangguh-nangguhkan puasa qadha',terkadang ada yang sampai nak masuk ramadhaan tahun depan,masih juga belum selesai mengqadhakan puasa yang tahun lepas,adalah lebih afdhal dan lebih baik kita melangsaikan hutang ibadah kita dengan Allah secepat yang mungkin.

Oleh : Zaharuddi Abdurrahman

Post by : Asma Fatimah fajar
Date : 27/9/2009

Time : 6.30 p.m

Ahad, 20 September 2009

Sunnah Eid Mubarrak



‘Eidul Fitri merupakan satu peristiwa yang membawa makna satu makna yang berlainan bagi setiap individu.Baik kerana makanan yang enak-enak,berhelai-helai baju raya baru,balik kampung,duit raya dan sebagainya.Semua contoh yang diberikan merupakan perkara biasa yang berlegar di fikiran masyarakat secara umumnya.Namun barangkali berapa ramai di antara kita yang memikirkan ianya juga merupakan salah satu ibadah dalam mencontohi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam merayakan ‘Eidul Fitri?

Islam tidak mengongkong umatnya bergembira malah membolehkan umatnya untuk mengungkapkan perasaan bahagia dan bersenang-senang pada hari ‘Eidul Fitri tersebut.Cuma apa yang disedihkan ialah kemeriahan ingin menyambut ‘Eidul Fitri kadang kala mengatasi kegembiraan orang-orang alim menyambut 10 malam terakhir Ramadhan. Lampu-lampu minyak dan lampu warna-warni menerangi 10 malam terakhir Ramadhan merupakan satu adat yang kadang kala dianggap seolah-olah seperti syariat bagi sesetengah pihak. Perkara ini amat berbeza sekali dengan iman-iman umat Islam dahulu kala yang sangat sedih melihat berlalunya bulan Ramadhan yang Mubarak ini.

Tetapi masyarakat kini,apabila tiba minggu-minggu terakhir Ramadhan, surau-surau dan masjid-masjid semakin lama semakin kurang isinya kerana masyarakat lebih sibuk bersiap-sedia menyambut kedatangan ‘Eidul Fitri.Inilah hakikat,maka tidak hairanlah bagi sesetengah pihak yang menyambut sakan kedatangan ‘Eidul Fitri saban tahun memakan biaya yang besar.
Wahai kaum muslimin dan muslimat, ‘Eidul Fitri adalah sama seperti amalan atau ritual-ritual agama yang lain,prosesnya tidak terlepas dari aturan syariat yang mana ianya harus ditentukan seperti mana keinginan syariat dalam menghayati kedatangannya.Apabila kita memahami makna sambutan ‘Eidul Fitri seperti mana kehendak syariat maka tentu banyak adat-adat yang dibiasakan saban tahun dapat dikurangkan kerana ‘Eidul Fitri bukanlah seharusnya dirayakan dengan baju raya yang baru,dengan duit raya yang tebal, menyiapkan makanan yang enak-enak, mahupun dengan ziarah-menziarahi yang hanya dilakukan setahun sekali.Ini kerana dengan mengetahui bimbingan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam beridul Fitri maka kita tidak perlu berbelanja besar dan semuanya akan terasa lebih mudah dan sempurna.
Sebelum kita mengambil kira adakah langsir rumah tahun ini harus diganti dengan yang baru dan sebagainya Berikut ini disertakan sedikit penjelasan tentang bimbingan syariat dalam beridul Fitri berdasarkan hadith sahih dari baginda Shallallahu 'alaihi wa sallam yang mana sunnah-sunnah ini seharusnya diberikan lebih prioriti.

Ada apa dengan Eid?

Ibnu Taimiyyah berkata: “Eid adalah sebutan untuk sesuatu yang selalu terulang berupa perkumpulan yang bersifat massal, baik tahunan, mingguan atau bulanan.”(Dinukil dari Fathul Majid hal. 289 tahqiq Al-Furayyan)

Daripada definisi di atas dapat kita fahami bahawa Eid merupakan satu perayaan yang berulang saban tahun.Semestinya ketibaan Eid dinanti-nantikan baik tua maupun yang muda.

Dari Anas bin Malik ia berkata: Rasulullah datang ke Madinah dalam keadaan orang-orang Madinah mempunyai 2 hari (raya) yang mereka bermain-main padanya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: “Apa (yang kalian lakukan) dengan 2 hari itu?” Mereka menjawab: “Kami bermain-main padanya waktu kami masih jahiliyyah.” Maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah telah menggantikannya untuk kalian dengan yang lebih baik dari keduanya, yaitu ‘Eidul Adha dan ‘Eidul Fitri.”
(Hadith Sahih, HR. Abu Dawud no. 1004)

Hadith di atas jelas menunjukkan perayaan ‘Eidul Fitri ini suatu hari yang penuh kebaikan.Ianya merupakan salah satu gantian kepada hari-hari kegembiraan zaman jahiliyyah.Maka tidaklah wajar jika kita menyambut kegembiraan selain dari kedua hari yang disebut dalam hadith di atas kerana kegembiraan menyambut hari yang disyariatkan merupakan satu ibadah dan ternyata bahawa ibadah itu bersifat tetap.

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata:-
“Tidak mengapa menampakkan kegembiraan dan kebahagiaan pada hari-hari ‘Ied seperti ‘Eidul Fitri atau ‘Eidul Adha selama dalam batas-batas syar’i. Di antaranya seseorang makan dan minum atau yang semisalnya”(Majmu’ Fatawa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, juz 16 bab Shalatul ‘Iedain)

Sunnah Sepanjang 'Eid

Tidak saya nafikan banyak sunnah yang boleh kita contohi sepanjang hari Eid tersebut,tetapi ingin saya fokuskan kepada beberapa sunnah sahaja kerana ada antaranya layak dikategorikan sebagai sunnah yang ditinggalkan. Maka menjadi kewajiban kita untuk menghidupkan semula hari-hari kegembiraan dalam Islam ini dengan meneladani contoh tauladan yang terbaik tidak lain tidak bukan contoh ikutan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Keluarga dalam masyarakat rata-ratanya lebih banyak memupuk atucara mereka sendiri sepanjang hari Eid seperti menangkap foto,menunggu giliran mendapat duit raya, menonton siaran televisyen dan sebagainya. Maka perkara sebegini harusnya diubah dengan mengajar generasi muda untuk lebih mengenali dan mencontohi nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam menyambut kegembiraan,antara sunnah baginda Shallallahu 'alaihi wa sallam yang jarang (berdasarkan pengamatan saya) dipraktikkan dengan ilmu bahawa ianya merupakan satu


sunnah sepanjang hari Eid ialah:-



i) Mandi Sebelum Pergi Menunaikan Solat ‘Eidul Fitri
عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللهِ بْنَ عُمَرَ كَانَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ قَبْلَ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى الْمُصَلَّى

Dari Malik dari Nafi’, ia berkata bahwa Abdullah bin Umar dahulu mandi pada hari Idul Fitri sebelum pergi ke mushalla (lapangan).” (Sahih, Hadith Riwayat Malik dalam Al-Muwaththa` dan Al-Imam Asy-Syafi’i dari jalannya dalam Al-Umm)

ii) Memakai wangi-wangian
عَنْ مُوْسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ يَغْتَسِلُ وَيَتَطَيَّبُ يَوْمَ الْفِطْرِ

“Dari Musa bin ‘Uqbah, dari Nafi’ bahwa Ibnu ‘Umar mandi dan memakai wangi-wangian di hari ‘Eidul fitri.”(Riwayat Al-Firyabi dan Abdurrazzaq)
Al-Baghawi berkata: “Disunnahkan untuk mandi di hari Id. Diriwayatkan dari Ali bahwa beliau mandi di hari Eid, demikian pula yang sejenis itu dari Ibnu Umar dan Salamah bin Akwa’ dan agar memakai pakaian yang paling bagus yang dia dapati serta agar memakai wangi-wangian.” (Syarhus Sunnah, 4/303)

iii) Memakai pakaian yang bagus
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ: أَخَذَ عُمَرُ جُبَّةً مِنْ إِسْتَبْرَقٍ تُبَاعُ فِي السُّوْقِ فَأَخَذَهَا فَأَتَى بِهَا رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ ابْتَعْ هَذِهِ تَجَمَّلْ بِهَا لِلْعِيْدِ وَالْوُفُوْدِ. فَقَالَ لَهُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّمَا هَذِهِ لِبَاسُ مَنْ لاَ خَلاَقَ لَهُ

Dari Abdullah bin Umar bahwa Umar mengambil sebuah jubah dari sutera yang dijual di pasar maka dia bawa kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu Umar radhiallahu 'anhu berkata: “Wahai Rasulullah, belilah ini dan berhiaslah dengan pakaian ini untuk hari raya dan menyambut utusan-utusan.” Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pun berkata: “Ini adalah pakaian orang yang tidak akan dapat bagian (di akhirat)….”(Sahih, Hadith Riwayat Al-Bukhari Kitabul Jum’ah Bab Fil ‘Idain wat Tajammul fihi dan Muslim Kitab Libas Waz Zinah)
Ibnu Rajab berkata: “Hadits ini menunjukkan disyariatkannya berhias untuk hari raya dan bahwa ini perkara yang biasa di antara mereka.” (Fathul Bari)

iv) Makan Sebelum Pergi Melaksanakan Solat Eid
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ. وَقَالَ مُرَجَّأُ بْنُ رَجَاءٍ: حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللهِ قَالَ:
حَدَّثَنِي أَنَسٌ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَأْكُلُهُنَّ وِتْرًا

Dari Anas bin Malik ia berkata: Adalah Rasulullah tidak keluar di hari fitri sebelum beliau makan beberapa kurma. Murajja‘ bin Raja‘ berkata: Abdullah berkata kepadaku, ia mengatakan bahwa Anas berkata kepadanya: “Nabi memakannya dalam jumlah ganjil.” (Sahih, Hadith Riwayat Al-Bukhari Kitab Al-’Idain Bab Al-Akl Yaumal ‘Idain Qablal Khuruj)

i) Bertakbir Menuju Tempat Solat Eid
كَانَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ فَيُكَبِّرُ حَتَّى يَأْتِيَ الْمُصَلَّى وَحَتَّى يَقْضِيَ الصَّلاَةَ، فَإِذَا قَضَى الصَّلاَةَ؛ قَطَعَ التَّكْبِيْرَ

“Adalah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam keluar di Hari Raya Idul Fitri lalu beliau bertakbir sampai datang ke tempat shalat dan sampai selesai shalat. Apabila telah selesai shalat
beliau memutus takbir.”(Sahih, Mursal Az-Zuhri, diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah)

vi) Pulang dari Solat Eid menggunakan jalan lain
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيْدٍ خَالَفَ الطَّرِيْقَ

Dari Jabir, ia berkata: “ Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam apabila di hari Id, beliau mengambil jalan yang berbeda.”(Sahih, Hadith Riwayat Al-Bukhari Kitab Al-’Idain Bab Man Khalafa Thariq
Idza Raja’a…)


Inilah serba sedikit sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam yang dapat kita contohi dan teladani. Sesetengah daripada perkara ini mungkin diangap lumrah dan remeh bagi sesetengah pihak,cuma adalah lebih molek jika perkara yang kita amalkan itu berdiri di atas ilmu yang sahih sekaligus mendapat keberkatan dari Allah S.W.T kerana niat ikhlas kita untuk mencontohi Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam perbuatan harian tersebut.Perkara yang dianggap kecil ini kadang kala perlu dititik beratkan semoga tidak dipandang remeh tetapi dipandang dari sudut yang lebih positif iaitu sebagai satu ibadah yang mengajar kita nilai ikhlas dan ittiba’ (mencontohi perbuatan nabi).

Mandi ’sunat’ Eid,makan sebelum ke tempat solat,memakai wangi-wangian semuanya boleh diparaktikan dengan mudah insyaAllah.Cuma dalam kategori memakai pakaian yang bagus perlulah kita sedar bahawa memakai pakaian yang bagus tidaklah semestinya ia adalah memakai pakaian yang baru atau mahal.Pernyataan saya ini bukan melarang ’adat’ Melayu dalam berbaju baru sewaktu Eid,cuma lebih baik jika kita berjimat dan berhati-hati dalam berbelanja supaya baju raya yang kita pamerkan itu tidak termasuk dalam kategori pembaziran.
Adapun antara sunnah yang jarang dilihat dipraktikan di Malaysia ialah bertakbir menuju tempat solat Eid,adakah kerana kita menaiki kereta dan motor menjadi alasan utama untuk mematikan sunnah yang hampir pupus ini?

Perlu juga kita memahami perbuatan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam itu tidak lain hanya penuh dengan keberkatan dan kesempurnaan. Dalil di atas merupakan dalil disyariatkannya bertakbir, amalan kaum muslimin yaitu bertakbir dengan keras selama perjalanan menuju tempat solat jarang kita lihat barangkali kerana kurangnya pengetahuan masyarakat tentang sunnah ini kerana masyarakat dididik dengan pengamatan bahawa ’sunnah ’ bertakbir hanya layak di masjid atau surau sahaja,dan ianya perlu dilakukan secara jamai’.Inilah pola fikir yang perlu kita ubah supaya sunnah yang sahih ini kelak tidak hanya menjadi sejarah atau mereka yang melakukannya dianggap menyimpang dari amalan masyarakat yang sentiasa dianggap betul. Berkenaan dengan kepulangan dari solat Eid dengan jalan lain bukanlah supaya kita menambah putaran tayar kereta,tetapi hikmahnya berdasarkan para ulama ialah supaya kita lebih banyak bertemu sesama muslimin untuk memberi salam dan menumbuhkan rasa cinta.Inilah yang Imam Ibn Rajab nukilkan dalam kitab beliau Fathul Bari dan hujah yang sama termuat dalam Zadul Ma’ad.



Akhir kalam dari saya,janganlah kita malu dan segan dalam melakukan sunnah yang semakin ditinggalkan ini baik kerana kurang pengetahuan tentangnya maupun tidak memahami hikmah di sebalik perbuatan tersebut.Tidak ada siapa di antara kita yang ingin menjadi penyumbang kepada kepupusan amalan sunnah yang sahih dalam masyarakat.Maka inilah peluang kita dalam mengembalikan amalan sunnah yang sahih dalam menyambut kegembiraan Syawal.

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ
“Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan dari kamu.
post by:asma fatimah fajar
Rujukan: ibnyusof.blogspot.com
persanamasriyah .blogspot.com

Isnin, 31 Ogos 2009

Falsafah Mentaliti Pelajar Berwawasan



Pembangunan pemikiran merupakan titik permulaan bagi seseorang pejar untuk menjana paradigma pengoperasian minda kearah lebih komprihensif. Menurut kamus dewan ,falsafah membawa maksud pengetahuan tentang pengertian-pengertian yang dianggap sebagai ilmu yang mendalam. dalam konteks ini ,kerialisasian falsafah amatlah bergantung kepada kekondusian maklumat secara total dan tidak lari daripada garisan kenyataan .Teknologi kefalsafahan yang sistemetik secara tidak langsung akan memepertingkat ketamadunan ilmu yang gemilang .

Sejarah kefalsafahan islam mencatat era kegemilangan ketamadunannya yang tersendiri melalui perkembangan ilmu falsafah yang jauh lebih moden daripada apa yang disangkakan malah sejak zaman junjungan baginda Rasulullah sudah lahir ramai ahli-ahli falsafah yang masyhur dalam syair seperti Hisham bin Abdul muthalib dan Harb bin Umayyah,kemudian ilmu falsafah terus menjalar ke zaman khulafah Ar-rasydin,Umayyah,Abbasiyah dan zaman-zaman seterusnya dengan melahirkan tokoh-tokoh falsafah nya yang telah mencipta suatu ketamadunan pemikiran yang tidak mampu digapai oleh masyarakat dunia ketika contohnya:Ibnu Sina memperkenalkan kepada menerusi ilmu kimianya .Khawarizmi dengan teori matematiknya dan Ibnu Rushd dengan falsafah perubatannya.


Keagungan pemukiran islam ketika itu telah menjulang kreadibiliti islam dan memartabatkan keilmuan islam dibawah petunjuk Al-Quran dan Sunnah sehingga berkembang pesat ke Eropah yang masih dizaman gelap .Implikasinya Eropah telah melalui zaman Renaissance dibawah pengaruh kefalsafahan tokoh-tokoh mujahid ini.


Faslasafah brperanan penting dalam membentuk keyakinan pelajar pada satu semangat yang jitu .melalui falsafah moden yang dijadikan sebagai subjek untuk mencapai sesuatu keagungan pemikiran pelajar akan bertambah ketahap maksimum.konotasinya pencernaan minda dapat dimaksimumkan untuk menghasilkan ilmu yang mantap .Perbendaharaan ilmu dalam minda pelajar akan lebih aktif dan akan merelevankan setiap usaha pelajar jika satu kefalsafahan yang mantap diletakkan sebagai pedoman pendidikkan .

Selain itu ,tahap kedinamikkan potensi seseorang pelajar akan membantunya mendomonasikan segala ilmu yang dipelajarinya kepada satu keyakinan yang jitu malah tidak mustahil kemantapan idea yang bernas diaduk dengan mental yang sentiasa positif mampu menjarakkan jurang perbezaan kefalsafahan dengan ilmu kajian biasa secara analitikalnya ,ketinggian kefalsafahan seseorang itu akan membantu nya mencipta satu ruang daya cipta yang tinggi untuk pemodenan negara .

Pelajar2 kosmopolitan kian menghampiri era globalisasi yang memerlukan mereka menyatupadukan seluruh pemikiran secara lebih komprihensif dan praktikal bukannya idea yang klise dan samasahaja setiap orang.Inilah peripentingnya kefalsafahan kepada setiap orang pelajar.keupayaan untuk mewujudkan satu pemikiran yang betul2 melambangkan ciri2 kefalsafahan amatlah bergantung kepada kecekapan seseorang itu menangkap segala maklumat disekelilingnya dan menterjemahkannya disistem pemusatan idea untuk dizahirkan .dengan ini berlakulah satu aliran pemusingan minda dalam diri pelajar untuk menginovatifkan kecanggihan idea dimata pena
Melalui ilmu kefalsafahan juga dapat meningkatkan prioriti seseorang pelajar untuk mencapai matlamat pendidikan negara yang ingin melahirkan lebih ramai cendekiawan bebakat dalm pelbagai bidang samaada kesusasteraan ,biokimia.Perubatan dan Kejuruteraan.melalui penggunaan komponen sastera diperingkat menengah yang diusahakan oleh kementerian pendidikan secara tidak langsung memupuk minda untuk melahirkan satu tingkat pemikiran yang secara logiknya tidak sesuai dengan umur sebegitu tetapi prinsip kefalsafahan ini tidak memerlukan syarat yang khusus.Setiap orang mampu mencapainya jikasetiap maklumat direlevenkan .Oleh sebab itu langkah pengenalan komsas ini memang tepat pada masannya untuk memfalsafahkan minda pelajar kearah kegemilangan pendidikan yang fleksibel.


Secara tunasnya,pelajar2 yang ingin menerokai seluruh pemikiran maklumat dengan lebih komprehensif mestilah mahir cara2 menggabungkan kefalsafahan dengan keintelekkan untuk mewujudkan satu daya perangsangan minda .Dalam aspek ini,kecemerlangan daya pembentukan falsafah yang progresif akan membantu seseorang pelajar itu untuk melahirkan mindanya yang sentiasa berfikir untuk maju.

by:asma fatimah

Kasih Ibu


Kasih Ibu - Burn

assalamualaikum..wbrkth..salam sejahtera kepada semua..terkenangkan ibuku yang tercinta membuatkan ku persembahkan lagu ini untuknya..huhu..skema giler..selamat mendengar..

lirik..

ketika aku dibelai
kasih sayangmu terindah
kau tersenyum bila
melihat diri ini

kiniku telah dewasa
kasih dirimu tak berbelah bahgi
hanya pada diriku

seharum bunga indah
pelukanmu itu sayang
bak awan biru melindungiku

# hanyalah kasihmu
yang aku perlu
tiada duanya untukku
bandingkan darimu
hanyalah kasihmu
oh ibu
biarlah bersemadi dalam hati
buat selamanya

kau tak ternilai bagi diriku
kesugguhanmu mendewasakanku
andai semua berpura akhirnya
sinarmu hilang selamanya

Putri-Putri Persana 2007


Ketika mula bertemu terasa bagai telah lama bersua kau sambut hulur tanganku bertegur sapa penuh mesra masa terus berlalu dan kita tetap seiringan berjalan menempuh onak liku..lalui semua suka duka bersama biarlah apapun rahsia dan kelemahanmu tetap engkau temanku riangnya saat kita ketawa asyik bersenda dan bercerita walau sesekali pandangan kita berbeza namun angannya tetap serupa..ada kalanya kita juga saling terluka namun diakhirnya kita tetap bersama dan kini kita dipisahkan dua benua saling mengejar cita tak pernah ku lupakan detik yang indah bersama temanku..ku pasti suatu masa engkau dan aku bertemu semula kembali jalinkan detik nan indah untuk kenangan bersama

H1N1 Menurut Saya



wabak H1N1 mula menghantui bumi

bismillahirrahmanirrahim..alhamdulillah wassolatu wassalamu ala rasullillah..waala alihi wasahbihi waman walah..

amma baad..

assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh..salam sejahtera kepada semua pembaca2 semoga berada dalam naungan dan inayahnya selalu..

khawatir saya pada kali ini ialah berkaitan dengan selsema khinzir atau dekenali sebagai H1N1 yang enyerang hampir seluruh dunia setakat ini..seluruh dunia telah mengambil langkah berjaga2 utk memastikan bahawa wabak ini dapat dihapuskan..pelbagai usaha dijalankan..namun demikian wabak ini masih lagi tersebar di luar sana..

apakah sebenaarnya wabak ini? dari manakah asal usulnya? kenapakah ia menyerang dunia sekarang ini?

pada penelitian dan hasil pencarian..saya dapati wabak ini ialah antara tentera2 Allah..sesungguhnya pembaca sekalian..Allah telah mula menghantar tentera2nya di atas muka bumi ini kerana telah benyak peperangan dan pembunuhan yang berlaku ke atas para Ulama2, mujahid2 dan kekasih2 Allah..bukankah Allah telah berfiman :


ertinya:

dan sesungguhnya Allah akan menolong sesiapa yang menolong agamaNya (agama Islam)

musuh2 Islam telah memerangi dan mengangkat bendera mereka utk menentang Allah s.w.t..oleh itu Allah yang maha besar lagi maha agung menghantar tentera2nya utk melawan..dan ingatlah tidak mengetahui tentera2 yang maha kuasa kecualilah Allah yang maha esa lagi maha kuasa sendiri..dengarlah firman Allah ini :

وما يعلم جنود ربك إلا هو

ertinya :

dan tiada yang mengetahui tentera Tuhanmu melainkan Dialah sahaja.

maka H1N1 ini tidak syak lagi ia merupakan tentera2 Allah yang diutuskan utk melawan senjata2 yang dikatakan amat canggih dan moden..manakah ia??adakah ia mampu melawan kuasa Allah..dan lihatlah lagi bukti bahawa H1N1 ini merupakan kuasa Allah iaitu firman Allah lagi :


ياأيها الذين آمنوا اذكروا نعمة الله عليكم إذ جاء تكم جنودٌ فارسلنا عليهم ريحاً وجنواً لم تروها وكان الله

بماتعملون بصيرا


Wahai orang-orang yang beriman, kenangkanlah nikmat Allah yang dilimpahkanNya kepada kamu. Semasa kamu didatangi tentera (Al-Ahzaab), lalu Kami hantarkan kepada mereka angin ribut (yang kencang) serta angkatan tentera (dari malaikat) yang kamu tidak dapat melihatnya dan (ingatlah) Allah sentiasa melihat apa yang kamu lakukan.

lihatlah bagaimana Allah mengutuskan udara yang merupakan tentera Allah..keajaibannya..tiada siapa yang boleh melihat dan..kekuatannya..tiada siapa yang terselamat..

siapakah kamu semua yang ingin melawan tentera2 yang maha Kuasa??

dan kita wahai umat Islam sekalian tidak terkecuali daripada siksaan Allah ini..kerana seseungguhnya Allah apabila menghantar bala tenteranya maka semua tidak terkecuali..

kemanakah kita inginkan melarikan diri selain kembali kepada tuhan yang maha Esa lagi maha kuasa..yang mencipta langit dan bumi ini..?tuhan yang maha Agung lagi maha penyayang..

Ya Allah kepadamulah tempat kami kembali..kepadamulah tempat kami menadahkan tangan kami..sesungguhnya engkaulah tuhan yang Maha mendengar dan menerima doa2 dan taubat hamba2mu..kepadamulah mata2 ini menangis dan tubuh2 badan ini sujud..kerana hanya kaulah yang mampu menyelamatkan kami..Ya Allah..Ya hannan Ya ghafir..

tiada senjata yang paling berguna yang paling mujarab kecualilah bertaubat, bertakwa kembali kepada Allah s.w.t..sesungguhnya dosa2 manusia hari ini kepada Yang maha kuasa tidak terhitung padahal dialah tuhan yang meciptakan mereka..

dan ingatlah kita tidak terlepas dari bencana ini kecuali dengan salah satunya ialah kita membantu dan membela agama Allah..sesungguhnya Allah berfirman :


ertinya :

Wahai orang-orang yang beriman, kalau kamu membela (agama) Allah nescaya Allah membela kamu (untuk mencapai kemenangan) dan meneguhkan tapak pendirian kamu.

sesungguhnya pada mutaakhir ini kita semua umat islam seolah2 meniggalkan kuda tanpa penuggannya..pedang, lembing dan tombak tanpa tuannya..tanyalah kepada diri sendiri..apakah usaha2 ku utk mendapat keredaan serta syurga Allah..??

oleh yang demikian sidang pembaca sekalian..

marilah sama2 kita melazimi istighfar dan tubat kita kepada Allah..moga2 Allah menyelamatkan kita daripada bala2 dunia pada hari ini..dan yang pasti utk kita lakukan ialah membela agama Allah..sesungguhnya kitalah umat yang terbaik diatas muka bumi ini..seperti firman Allah :

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنْ الْمُنكَرِ


Kamu (wahai umat Muhammad) adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi (faedah) umat manusia, (kerana) kamu menyuruh berbuat segala perkara yang baik dan melarang daripada segala perkara yang salah (buruk dan keji) serta kamu pula beriman kepada Allah (dengan sebenar-benar iman)

astaghfirullahalazim..

Masriyah Menjelang Alaf 2020




hah ni plak real skit nampak..
kelas 1 maliki&hambali pun dah tak de..tp tak pe..ustazah hafizah&ustazah sabni masih lagi ade..dont'worry

New Persana class's Picture.

gambar kelas persana yang terbaru...cantik tak..kesian abg mohd..hasil seni dia..dah pupus..ala..khot...belakang dinding kelas tue..tak pe ujian..banggunan baru yang akan siap..ntah 2 taun lg kot..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...